Kenapa Lantai Dipel Malah Bau Amis? Ini 4 Penyebabnya

Bagikan:

Lantai Sudah Dipel Tapi Masih Bau Amis? Cek 4 Penyebab Ini

kenapa lantai dipel malah bau amis

Kenapa lantai dipel malah bau amis, padahal sudah dibersihkan dengan pembersih lantai yang wangi? Penyebabnya ternyata tidak selalu karena lantainya kotor. Sumber bau amis atau apek biasanya justru berasal dari bakteri seperti Pseudomonas dan pertumbuhan jamur pada serat kain pel yang lembap dan tidak benar-benar kering setelah dipakai.

Empat Penyebab Utama Lantai Bau Amis Setelah Dipel

Kain pel yang terus-menerus lembap jadi tempat favorit mikroorganisme berkembang biak. Begitu kain dipakai lagi, bau dari seratnya ikut berpindah ke lantai yang tadinya sudah bersih. Kalau setelah dipel ruangan justru berbau lebih kuat dari sebelumnya, periksa dulu kondisi kain pel Anda, ini mirip seperti mencuci lantai pakai kain yang menyimpan bau lama, permukaannya terlihat bersih secara visual, tapi aromanya tetap tertinggal di udara.

Penyebab kedua adalah air yang dipakai berulang kali untuk seluruh ruangan. Kotoran yang sudah terangkat dari lantai justru bercampur lagi dengan air yang sama, dan semakin lama dipakai, air jadi semakin kotor. Penyebab ketiga, takaran pembersih yang tidak tepat, bukan berarti semakin banyak cairan pembersih yang dituang semakin bersih hasilnya, justru bisa meninggalkan residu yang malah memicu bau. Penyebab keempat, lantai yang belum disapu sebelum dipel, debu, remah, dan rambut yang masih menempel akan bercampur dengan air pel dan membuat kain cepat kotor.

Teknik Mengepel Bebas Bau dengan Metode Dua Ember

Mulai dengan menyapu lantai terlebih dahulu sampai bersih dari kotoran padat. Siapkan satu ember berisi larutan pembersih sesuai petunjuk produk, dan satu ember lagi khusus untuk membilas kain pel. Celupkan kain ke larutan pembersih, pel bagian lantai, lalu bilas kain di ember kedua sebelum mengambil larutan bersih kembali. Kerjakan per bagian ruangan supaya air kotor tidak terus terbawa ke area yang sudah bersih sebelumnya.

Untuk material lantai seperti keramik, granit, vinyl, atau kayu, pemilihan air dan jenis pembersih memang perlu disesuaikan, karena masing-masing material punya tingkat sensitivitas berbeda terhadap kelembapan dan bahan kimia.

Racikan Bahan Alami yang Bisa Membantu

Cuka dapur, baking soda, dan perasan jeruk nipis sering disebut sebagai bahan alami yang membantu mengatasi bau saat mengepel. Meski begitu, karena setiap jenis lantai punya karakter berbeda, jangan langsung mengaplikasikan bahan berbasis asam seperti cuka pada permukaan yang sensitif tanpa memastikan dulu kompatibilitasnya, terutama untuk lantai marmer atau lantai kayu yang lebih rentan rusak oleh cairan asam.

Di iklim tropis dan lembap seperti Malang dan sekitarnya, kelembapan udara yang tinggi membuat kain pel jauh lebih cepat berbau dibanding daerah yang lebih kering, sehingga langkah perawatan kain pel jadi lebih penting untuk dijaga rutin.

Cara Merawat Kain Pel Agar Tidak Bau

Setelah dipakai, kain pel sebaiknya dicuci sampai sisa kotoran dan pembersih benar-benar terangkat, lalu dikeringkan sampai tidak lembap sama sekali sebelum disimpan. Jangan langsung memasukkan kain pel ke tempat tertutup ketika masih basah, karena itu justru mempercepat pertumbuhan bakteri dan jamur penyebab bau.

Baca Juga: Tips Renovasi Rumah untuk Meningkatkan Nilai Jual

Terapkan Cara Ini di Rumah Anda Mulai Sekarang

Kalau lantai rumah Anda sering bau amis setelah dipel, mulai periksa dari kain pel, kondisi air, takaran pembersih, dan pastikan sudah disapu lebih dulu sebelum dipel. Pertanyaan kenapa lantai dipel malah bau amis sebenarnya paling sering terjawab lewat pemeriksaan sederhana ini, bukan lewat pewangi lantai yang lebih banyak. Metode dua ember membantu mencegah air kotor berputar kembali ke seluruh ruangan, sementara kain pel yang dicuci dan dikeringkan dengan baik jadi kunci utama supaya bau tidak muncul lagi di kemudian hari.

Rumah yang terawat baik, termasuk soal kebersihan lantai sehari-hari, juga ikut menjaga kenyamanan dan nilai hunian dalam jangka panjang. Kalau Anda sedang mencari hunian baru di kawasan Malang atau Batu dengan lingkungan yang lebih mudah dirawat, cek pilihan proyek Aura Group dan hubungi tim pemasaran lewat WhatsApp untuk info lebih lanjut.

Artikel Terkait: Teknik Agar Lantai Tidak Bau Amis

Bagikan: